Belajar Ikut Tender ~ sebuah blog yang tahu diri

Selasa, April 03, 2007

Belajar Ikut Tender

Sudah hampir dua pekan ini, setiap Senin saya menuju Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepri. Biasanya saya paling malas ''ninjau'' daerah ini, meskipun ada perwakilan kantor di sana. Tapi kali ini, beda, ada mainan baru di dapat. Ikut tender!

Seumur hidup, saya baru kali ini tahu bagaimana ikut tender proyek. Menarik juga ternyata. Harus teliti administrasi sampai yang sekecil-kecilnya. Misalnya, di materai harus tertera tanggal, bulan dan tahun sesuai dengan surat penawaran harga yang kita ajukan. Selama ini, saya hanya tahu materai ditindas teken saja.

Juga saya baru tahu, hal kecil itu, bisa mengakibatkan kita gugur sebagai peserta tender. Memang saat amplop kita dibuka oleh panitia lelang tak disebutkan kita gugur, tapi itu sudah ''jalan'' menuju keguguran. Karena diujung kelengkapan administrasi akan tertulis keterangan ''tidak lengkap''.

Alhamdulillah, POSMETRO, Senin itu 2 April 2007 disebut administrasinya lengkap. Dan malah jadi penawar harga terendah untuk lelang penerbitan iklan proyek pengadaan barang/jasa pemerintah se Provinsi Kepri. Kami menawarkan Rp750 mmk (milimeter kolom).

''Yang harga terendah belum tentu menang. Harga tertinggi juga jangan merasa kalah. Kami akan evaluasi dulu, penawaran-penawaran ini. Kurang lebih seminggu,'' begitu kata Ayub, anggota tim lelang.

Senyum saya menjadi kejut dengan omongan begitu. Tapi si Rikson (perwakilan di Tanjungpinang) berbisik. ''Kan nilai dari harga penawaran mendapatkan poin tertinggi bang, 40 persen. Sedangkan yang lain, kita juga lengkap dan memenuhi syarat.''

Si Ketua Lelang, Rully, menimpali dengan sinyal lain. ''Saya buka aja sekarang infonya. Ini kiriman dari Bapenas. Di Lampung yang menang Rakyat Lampung dengan penawaran 0 rupiah. Di tempat lain ada 250, seribu.''

Saya tak ingat nama daerah lain. Yang saya ingat, Rully ngomong begini lagi,''Berarti kita penawarannya termasuk tinggi, karena tidak 0 rupiah, bahkan lebih tinggi dari 250.''

Nah, sekarang saya dan seluruh karyawan POSMETRO menanti, Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, meneken sekaligus mengumumkan kamilah pemenangnya. Kalau tak kami yang menang, mungkin saya tak hanya perlu belajar ikut tender, tapi juga ikut ber-KKN atau bermain politik....hi...hi..hi...***

2 komentar:

Anonim mengatakan...

nama : Sugiz
e-mail : imelku1984@hotmail.com

saran : klo bisa tolong dimuat materi tentang tender versi lengkap ya om admin, coz saya pengen bgt belajar tender tapi saya sangat awam ama yg begituan, terimakasih.

semoga om admin menyetujui saran sy dan mudah2an bermanfaat bg orang buanyakkk amiiiinnnn ...

asainalampoh mengatakan...

bolehkah saya minta cara membuat surat untuk ikut tender,,,,dan bagai mana cara nya,klo anda bisa bantu saya kirim link contoh nya bentar ya?