Minggu, November 16, 2008

Kehilangan 2.000 Teman?

Tanggal 13 November 2008, bakal jadi tanggal yang selalu saya ingat. Angkanya bertepatan dengan hilangnya dua ribu teman saya di friendster.com alias FS. Capek juga meng-add mereka, dan ketika dilihat sekarang tinggal 254 saja.

Sungguh, saya sempat kecewa dengan gaya maintenance-nya FS. Dan ternyata banyak teman juga mengeluh dengan itu semua. Mereka kehilangan banyak teman.

Tapi untung saja, sore ini terlihat pengumuman dari FS seperti ini: ''Your friends list may be inaccurately displayed. Please be assured your friends list will be accurate soon. - Friendster Team'' Kurang lebih artinya seperti ini: ''Daftar teman Anda mungkin tidak akurat ditampilkan. Tidak perlu khawatir, teman-teman Anda daftar akan segera akurat. - Friendster Team''

Berarti ada harapan. Harapan yang besar untuk peningkatan trafik blog saya. Tersebab, saya kini mengandalkan FS untuk meningkatkan kunjungan ke blog saya yang menghasilkan ''secuil dolar'' itu. Hi..hi...

NB: Bagi yang penasaran dengan FS saya silakan kunjungi www.friendster.com/aderiau

Selengkapnya...

Sabtu, November 15, 2008

Buy the Music Save Time and Cost


While eating popcorn, listen to the songs, if appropriate price, direct click, and terbelilah CDs. You want this? MusicSHOP is the place. You can buy music that most new releases, without leaving home. Save time and the cost is not it?

MusicSHOP give free time to listen to all your music tracks. Opening the website is easy and smooth. Players play on the web, it is very friendly. And when you click to buy, not complicated.

And one of the most unique MusicSHOP is, you will get signed memorabilia in the CDs that you buy. Want?

Selengkapnya...

Jumat, November 14, 2008

Simplest Buying Shoes


You want to buy shoes with the only online on the internet? Is www.shopwiki.com/wiki/Shoes appropriate place to try. In this web you will be guided search for shoes, boots and sandals with a simple all at once will get the product really comfortable for your feet.

Unlike other web, in www.shopwiki.com/wiki/Shoes even explained publicly tips find a good shoe. Tips while you shop at offline stores. After, the new is you see a stock of shoes at the website. So, this website impressed not force you to buy on them, but even teach the experience of choosing shoes.

Now, when you search for shoes in this web, then you will find various brand and type shoes are known. What a show in mind when you glance shoe store offline, then will now be present in your computer monitor's screen.

Selengkapnya...

Kamis, November 13, 2008

Punya Murid Berkat Alexa

Inilah kehebatan dunia internet. Saya kini punya dua murid yang belajar online bagaimana meningkatkan trafik blognya. Yang satu berada di Jakarta, satu lagi nah ini kejutannya, Kuala Lumpur, Malaysia. Ini semua berkat blog-blog saya yang alexa rank-nya lumayan oke.

Kedua murid itu, tidak gratis lho. Murid yang jakarta, transfer via BCA Rp100.000. Seharusnya kuliah online itu berbiaya Rp150.000, tapi karena dia murid pertama yang benar-benar berbayar, maka didiskon. Murid Malaysia, siang tadi sekitar pukul 13, transfer via paypal sebesar 15 dolar AS. ''Kecillah 15 dolar, ketimbang ebook lain yang pernah saya ikut,'' begitu katanya.

Uniknya, keduanya sebenarnya sudah ahli bikin blog. Bahkan, sudah teraproved google adsense lagi. Malahan, pilihan tema blog mereka untuk meraup dolar, lebih brilian lagi ketimbang gurunya ini. Namun satu kendala besar mereka, bagaimana mendatangkan pengunjung ke blognya.

Nah, saya memperlihatkan alexa rank blog saya dan membandingkan dengan blog mereka. Karena keduanya, adalah para staf perusahaan yang ahli di bidang masing-masing (yang Jakarta orang IT, yang Malaysia belum tahu persis saya, tapi di kantornya dia mengaku pakai Apple Mac buka PC), maka mereka meyakini, saya bisa mengajarinya.

''Benarkah Anda akan mengajari saya hingga berjaya?'' Murid Malaysia itu bertanya sesudah makan siangnya. ''Insya Allah,'' jawab saya. Maka dia pun langsung transfer via paypal.

Uniknya lagi. Sama dengan yang Jakarta, setelah membayar dan menerima pelajaran pertama dari saya, langsung keduanya sibuk kerja. Yang Jakarta yang sekitar dua minggu lebih telah ikutan, malah sudah jarang online dengan saya. ''Kerjaan saya segunung pak. Maaf ya.'' Begitu kata yang Jakarta.

Sedangkan yang Malaysia. ''Mulai Jumat, Sabtu dan Ahad saya tak masuk kantor. Saya mau lihat rumah sewaan baru saya. Hari Isnin lagi jumpa ya.''

Ha..ha...murid yang aneh. Tapi mungkin yang aneh adalah, mereka akan jadi murid saya selamanya dengan hanya satu kali bayar seumur hidup. Jika saya online di chating, maka belajarlah mereka. He..he...

NB: yang mau belajar kursus meningkatkan trafik blognya, silakan kunjungi kursus-traffic.blogspot.com

Selengkapnya...

Senin, November 10, 2008

Alexa Rank Blog Ini Mendekati 600 Ribuan

Saat postingan ini diketik, alexa rank blog ini sudah mencapai 666.980. Kata ''orang pintar'', makin kecil angkanya, makin ngetoplah blog tersebut alias pengunjungnya banyak.

Saya terkadang heran juga, blog ini ''amburadul''. Tapi ada saja yang berkunjung. Malah, kebanyakan juga ''bertamu'' untuk meningkatkan pengunjung blognya sendiri. Lihatlah di shoutbox itu. Tapi itulah dunia blogger, saling berkunjung, katanya akan meningkatkan traffik blog.

Saya tak jagoan soal bagaimana meningkatkan pengunjung. Blog yang ini, hanyalah tempat ''luahan'' saja. Tapi memang harus diakui, blog ini bisa mengatrol blog-blog saya yang lain, agar juga banyak dikunjungi.

Udahan ya, maaf, belum mandi, dan mau ngantar anak sekolah juga pakai motor. Hii...hi...

Selengkapnya...

Senin, November 03, 2008

Di Puncak Tangga, Tak Ada Jalan Lain Kecuali Turun

Maaf, sebenarnya saya ingin memberi judul dan tema postingan kali ini dengan pertanyaan, mengapa harus jadi yang pertama? Tapi di detik terakhir, malah terlintas seperti judul di atas.

Itu kalimat dari Pete Sampras, yang diucapkannya saat dia menjadi petenis nomor satu dunia, yang mulai bakal tergeser karena ketatnya persaingan. Kalimat itu jauh saya dengar, sebelum saya memulai karir sebagai reporter olahraga di Riau Pos tahun 1992. Karena itu, saya makin mengingatnya ketika saya selaku pribadi telah mencapai puncak karir untuk seorang jurnalis. Bahkan, kalau mau ''nyombong'' mungkin perlu juga mengingatkan kalimat itu, untuk beberapa pemimpin di negeri ini, mulai dari tingkat kabupaten hingga presiden. Hi..hi...

Makanya, jika ada peluang, saya utarakan ''alur pikiran'' saya itu, pada beberapa sobat. Entah paham dia atau tidak, atau sekedar mengangguk. Misalnya, kalimat seperti ini; ''Untuk apa kita bangga-bangga dengan jabatan sekarang, tapi ketika orang bertanya, adakah anda memiliki *....*?''

Atau ketika, beberapa sobat, sangat salut dengan daya tahan kerja bos-bosnya. Yang mampu rapat berjam-jam dari satu kota ke kota lain. Atau malah, bisa tinggal di hutan, untuk ''mengawasi'' mega proyeknya. Sadarkah sobat saya itu, ketika saya ungkapkan begini; ''Ya, iyalah. Dia sudah memiliki *....*?''

Sama dengan Pete Sampras, dia berjuang untuk menjadi nomor satu dengan latihan super keras, bahkan melebihi takaran latihan yang dibikin pelatihnya, karena dia yakin dan bahkan sudah memiliki *....*. Makanya, ketika dia sudah tahu masanya untuk turun, dia pun sangat pede sekali. Ya, sekali lagi, karena dia sudah memiliki *....*

Tanda *....* antara Pete Sampras, dan orang lain yang menjadi contoh postingan ini, pada itikadnya adalah sama yakni, kemampuan mengendalikan diri sendiri, dan kendali untuk lingkungan sekitarnya, minimal dalam zona aman yang ingin dia nikmati.

Hi..hii....jika Anda yang baca postingan ini bikin pusing, saya juga...ha...ha.... Karena itu, saya pun baru dalam tahap mempelajarinya. He..he....


NB: Postingan ini mulai dikerjakan beberapa menit sebelum jam 7 pagi. Sesudah mandi pagi yang didahului mencuci dan manaskan mobil. Apa kaitannya ya?

Selengkapnya...