Jumat, Januari 09, 2009

Penasaran ''Ilmu Baru''

Rutinitas ngeblog saya hari ini banyak terganggu. Untung saja blog bola sudah diupate subuh. Saat ke kantor, tepat jam 8 pagi sudah di ruangan, disibukkan urusan ''pergantian kabinet''. Sore harinya ada tamu dari asuransi. Jadi, postingan pun ada yang telat.

Tapi syukurlah, malam harinya, semua yang ''wajib'' diposting, bisa teratasi semua. Termasuk blog ini, yang diposting dengan artikel ini. he..he...

Maaf, tapi sebenarnya, bukan karena sibuk postingan tak seperti biasa. Melainkan karena rasa penasaran pada ''ilmu baru'' yang bikin alur postingan blog tak lancar. Sampai detik ini pun, ''ilmu baru'' itu belum saya kuasai. Padahal teori-teorinya bisa dibaca tiap hari.

Saya berharap, pelimpahan ''ilmu baru'' itu pada kolega saya mampu diotak-atiknya malam ini. Apa ilmu itu? Ya, tak jauh-jauh dari urusan ngeblog lah. Lain kali saya buka deh ceritanya coi...

Selengkapnya...

Kamis, Januari 08, 2009

Dua Hari Tak Makan Siang di Rumah

Telah dua hari ini, saya tak makan siang di rumah. Bila kemarin karena menunggu rapat jam 3, jadi tanggung pulang ke rumah. Hari ini, karena setelah rapat, diajak bos, makan siang bersama. Jadilah, yang masuk ke perut saya, makin tak terkontrol. Apa pula ini?


Istri yang selalu mengingatkan soal kontrol makan itu. April lalu, saya nyaris kena diabetes. Karenanya, takaran makan diatur, hanya 100 gram nasi, dan lebih banyak makan sayur dan buah. Belakangan ini, meskipun makan di rumah, saya tentu saja sudah tak patuh 100 gram itu, tapi menurut istri sudah agak di luar jalur. Ditambah lagi, saya sekarang sudah jarang main tenis meja di kantor, karena asyik ngenet terus.


Tekad saya untuk mengganti jam olahraga tenis meja di kantor, dengan subuh hari joging keliling komplek rumah, belum terlaksana. Setelah solat subuh, langsung saya pantau internet. Rencana hanya setengah jam, eh malah bisa lewat juga hingga jam tujuh, penasaran memburu job.

Anda bayangkan saja, sedangkan rajin makan siang di rumah saja, kesehatan saya nyaris terganggu. Apalagi kalau terus-terusan makan di luar ya. Saya perlu merenungkan ini semua....

NB: Jarak kantor ke rumah saya, bisa ditempuh 15 atau 20 menit, dengan mobil yang dibawa santai. Jadi, setelah makan siang, saya bisa balik lagi ke kantor. Di Batam belum ada macet separah Jakarta. he..he...

Selengkapnya...

Rabu, Januari 07, 2009

Sexiness in the Middle of Halloween

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Selengkapnya...

Whey Protein Powder

Whey protein powder is commonly used by bodybuilders to support their workouts while help to accelerate the muscle development and aid recovery. Whey protein powder is more than other protein supplementhat will also great to increase antioxidant levels. It is a good source of cysteine that will control the body's production of glutathione, and important antioxidant. It will also great for diabetic patients to prevent sugar spikes after high carbohydrate meals. Regarding those benefits you can get from whey protein powder, the energy first.com is offering you a better way to consume this healthy beverage.

This website is offering you the natural protein shakes that will helps you to increase your energy, boost up your metabolism and reducing the risk of certain cancers and diabetes. You can enjoy delicious smoothies made from natural protein shakes provided by this website while enjoying your daily activities in your full potential. Consuming healthy food will no longer become a nightmare with the high protein drink recipes provided by this website.

Not only the basic EnergyFirst whey protein shake recipe you will like, but also the flavored shake recipe that will ad some more fun in combining the beverage you can drink to restore your energy after workout or simoly to add more energy while you do your daily activities.

please visit my video

Selengkapnya...

Selasa, Januari 06, 2009

Someday KLA Project yang Terlewati oleh Saya


Tiga hari ini radio Batam FM menyuguhkan kepada saya (geer kali), Someday miliknya KLA Project. Lagu yang ''aneh'' dari KLA yang selama ini saya kenal sejak SMP. Tapi asyik juga. Dan sebelum postingan ini, saya telah mendownload mp3-nya (jangan ditiru ya). Oalah, lagu ini sudah ada sejak November 2008. Telminya saya sebagai penggemar KLA.

Someday ternyata satu di antara empat lagu di album baru KLA. Bahkan KLA telah kembali dengan formasi awalnya. Hi..hi...saya tak mau cerita lagi, klik saja ini ya, berita dari Tempo.

Ooooh, terpaksa saya hentikan postingan ini untuk menikmati lagunya, Someday...

Selengkapnya...

Senin, Januari 05, 2009

Transporter 3: Sangat Seru, tapi...


Saya yakin sudah banyak yang menuliskan tentang film Transporter 3. Tentu saja dengan segala macam pujian. Apalagi film ini memang seru nian. Sangat seru hingga akhir. Tapi bagi saya ada tapinya...

Tapinya itu adalah, ''lebih seru'' nontonnya dari DVD saja. Hah, DVD nya sudah ada, padahal masih diputar di Bioskop 21? Ya. Saya menontonnya via DVD player Sabtu (3/1) di rumah. Tentu saja setelah membeli DVD -- tak tahu apa bajakan atau asli, karena bagi saya sangat jernih gambarnya. Teks bahasa Indonesia nya pun oke. Apa karena tv saya baru ya?

Saya beli kaset DVD-nya di Top 100 Penuin, Batam seharga Rp10.000. Bayangkan saja, jika nonton nomat yang Rp15.000 untuk satu orang dan satu kali tonton. Tapi menurut saya, harga 10 ribu itu masih mahal. Di Pekanbaru dengan harga lebih murah, sekitar 8 ribu malah bisa dapat dengan kotak DVD-nya. Di Batam, tanpa kotak.

Tapi seseru-serunya nonton DVD, lebih seru di bioskoplah. Seru di DVD, ''bertambah'' karena ribetnya mencari teks Indonesia. Bisa-bisa kalau tak sabaran, ogah nonton, karena harus bolak-balik pencet remote. Atau ini, karena tv saya saja yang baru itu ya? hi..hi...

NB: Anjuran beli DVD bajakan atau copian, atau saat filmnya masih diputar di bioskop, tidak ada dalam postingan ini. Jika Anda melakukannya juga, itu tanggungjawab masing-masing. hm....

Selengkapnya...

Minggu, Januari 04, 2009

Ngenet Gratis Sambil Makan Nasi Uduk

Pagi ini saya dan dua gadis kecil saya berburu cepat ke taman internet Tiban Center. Keluar dari rumah 7.30 WIB, tapi ngantri beli nasi uduknya lebih setengah jam. Akhirnya sampai ke taman, ya sudah jam delapan lewat. Banyak saingan deh.

Hii...anak saya yang gendut, malu-malu kucing untuk menyantap nasi uduknya. Maklum masih ramai orang. Setelah dapat tempat strategis, karena ada sekeluarga meninggalkan taman, baru si gendut beraksi. Begitu juga adiknya, mulai menyantap nasi uduk yang khusus tanpa sambal.

Saya sendiri asyik mempercepat postingan blog. Mencopy foto pertandingan bola tadi malam, FA Cup dan Liga Spanyol. Foto sangat penting disaving cepat di taman ini, supaya gak lelet nantinya ketika orang makin ramai.

Hmm...dasar ngenet gratis ya. Tapi nasi uduknya tetap bayar lho...

Selengkapnya...

Jumat, Januari 02, 2009

Saus Kacang = Penasaran pada BCL-Ashraf yang tak Tuntas


Sudah lama tak nonton berduaan dengan istri, hari ini terlaksana lagi. Pilihan filmnya, Saus Kacang. Istri tertarik pilih itu, karena pemerannya Bunga Citra Lestari (BCL) dan suaminya, Ashraf Sinclair. Tak nyangka, penonton membludak juga di sesi pemutaran 14.55 WIB di Nagoya Hill.

Filmnya mengisahkan apa, bisa Anda saksikan sendiri, atau klik websitenya yang super keren www.sauskacang. Webnya, langsung memunculkan trilernya. Eh, kok ngomongin ini, apa komentar saya, katanya biasanya memetik pelajaran dari sebuah film?

Hm..., Saus Kacang lumayanlah. Lepas penasaran istri dan puluhan penonton lain tadi, utamanya wanita, seperti apa ''keakraban'' BCL dan suaminya (waktu pembuatan film, belum resmi nikah itu). Tapi ya itu, kata istri, mengapa diakhir film, kok tidak ada foto-foto pernikahan asli BCL-Ashraf?

Tapi malahan dalam film itu, tergambarlah kemesraan mereka, bercium bibir (ada berapa kali ya, dan lebih agresif si BCL nya). Atau gambar-gambar BCL berbikini. Gambar-gambar yang dulu hanya ''tercecer'' di internet, dan nyaris disangkal itu adalah bagian dari privasi BCL yang dicuri ''paparazi''.

Ada dua kata yang selalu teringat bagi saya dan selalu disebut oleh Ashraf dan BCL yakni konspirasi dan lubang yang sama. Sepertinya penulis skenario Lintang, dan sutradara Indrayanto Kurniawan, ingin ''memercik'' otak saya, tentang riuh rendahnya politik Malaysia (negaranya si Ashraf) dan kita Indonesia. Kebetulan dalam film itu, Ashraf juga memerankan diri sebagai orang Malaysia.

Sedangkan lubang yang sama, selalu diucapkan oleh BCL, karena dia terlalu berprasangka pada pengalamannya. Pengalaman yang selalu ''kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya amburadul'', takut terulang. Tapi itu langsung dibantah oleh pernyataannya temannya, ''taik kucing dengan lubang''.

Semoga film berseting Bali ini, mampu dijual juga ke Malaysia, sehingga menghasilkan devisa juga (macam kan ahli ekonomi saya ini...). Sedangkan soal lubang yang sama, kita memang harus tetap waspada ''meramalkan'' ujung dari sebuah pengalaman manis dan pahit kita. (wah, dah sok filosofis pula saya ini...).

Maaf ya coi..., eh maaf juga, saya sebenarnya ngiler dengan gaya BCL ngulek kacang, eh, apa kacangnya ya... Saya hobi makan kacang dan juga pecel. he..he...

Selengkapnya...

Kamis, Januari 01, 2009

Menikmati Kembang Api Rp150 Juta

Acara sambut detik-detik pergantian tahun, tak ada di lingkungan RT seperti tahun lalu. Jadinya kami mencari alternatif. Tujuan utama ke Taman Engku Puteri, samping kantor Walikota Batam. Menikmati hujan kembang api seharga Rp150 juta.

Sebelumnya menikmati ikan bakar di kebun bunga milik teman kantor dari pukul 22.00 hingga 23.15 WIB. Lalu dapat info, agar lewat jalan belakang saja ke Graha Pena, tempat kantor saya, yang tak jauh dari Engku Puteri. Ternyata betul, jalan ke arah Engku Puteri, rata-rata sudah diblokir. Beruntung bisa masuk juga ke parkiran Graha Pena yang sudah padat. Berjalan sedikit dan kami berempat anak beranak tepat berada di persimpangan Engku Puteri.

Terasa sekali bunyi tembakan kembang api mahal itu. Juga curahan apinya terasa berada di kepala. Anak saya tentu takjub. Juga istri. Meskipun siangnya, istri sempat bertanya, apa tak sia-sia uang 150 juta untuk pesta kembang api?


Kalau ditanya ribuan warga Batam yang tumpah ruah menyaksikan, saya kira merekapun tak peduli. Toh, kalau kita pikir, rakyat malah perlu dan rela bermacet ria untuk menikmati kesenangan bersama. Sedangkan pejabat, hmm...maaf, data di KPK, yang biasanya untuk korupsi yang miliaran banyak, apalagi kalau dicari yang kecil-kecil. Dan itu dinikmati segelintir mereka. he..he...(sok pintar pula saya ini).

Namun, saya dan keluarga serta yang tumpah ruah warga Batam itu, semoga saja bisa memaknai pergantian tahun, lebih dari sekedar pesta. Kalaupun tak pandai seperti ''orang pintar'' memaknai, setidaknya, kita malam itu bisa dekat bersama keluarga. Tidak hanya khusus saat pergantian tahun, tapi juga di waktu lain (eh, saya nyindir diri sendiri nih....).

Selengkapnya...